Peningkatan Kemampuan Pola Asuh Positif Dalam Pemenuhan Hak Anak di Era Modern

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (PenMas FIP UNJ) telah dilaksanakan pada tanggal 26–27 Mei 2025 di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini mengangkat tema besar “Penguatan Kapasitas Masyarakat Melalui Program SDGs Desa Dalam Mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Desa Sukaharja Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor” dan menjadi salah satu langkah konkret UNJ dalam mendukung capaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

Salah satu materi penting yang disampaikan dalam kegiatan ini datang dari Prof. Dr. Hafid Abbas yang mengangkat topik “Peningkatan Kemampuan Pola Asuh Positif dalam Pemenuhan Hak Anak di Era Modern.” Dalam paparannya, Prof. Hafid menekankan pentingnya orang tua mengembangkan pola asuh yang tidak hanya menekankan pada kedisiplinan, tetapi juga penuh kasih, komunikatif, dan responsif terhadap kebutuhan anak, khususnya di tengah tantangan era digital dan modernisasi yang semakin kompleks.

Prof. Hafid juga menggarisbawahi bahwa salah satu hak fundamental anak adalah memperoleh gizi yang layak. Untuk itu, beliau mengenalkan sorgum sebagai sumber pangan alternatif yang bernutrisi tinggi dan cocok dikembangkan di lingkungan desa. Menurutnya, sorgum bukan hanya memiliki manfaat gizi, tetapi juga menjadi peluang ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Prof. Hafid turut membagikan bibit sorgum kepada warga Desa Sukaharja agar dapat ditanam dan dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat. Diharapkan, langkah ini mampu menginspirasi masyarakat untuk mulai membudidayakan tanaman pangan sehat yang ramah lingkungan dan mendukung kebutuhan gizi anak-anak di desa.

Penyuluhan yang dilakukan Prof. Hafid disambut dengan antusias oleh warga, terutama para orang tua yang hadir. Melalui kegiatan ini, PenMas FIP UNJ tidak hanya menyampaikan edukasi teoritis, tetapi juga membawa dampak nyata melalui praktik langsung di masyarakat. Penguatan pola asuh positif dan inisiatif pangan lokal seperti sorgum menjadi langkah kecil namun signifikan menuju kesejahteraan anak dan keluarga di Desa Sukaharja.