Dosen Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Presentasikan Riset di Seminar Internasional ACE 2025 Tokyo

Tokyo, Jepang — Retno Dwi Lestari, Dosen Pendidikan Masyarakat dan Citra Ashri Maulidina, Dosen Pendidikan Khusus berpartisipasi aktif dalam seminar internasional yang diselenggarakan oleh The International Academic Forum (IAFOR) pada ajang The Asian Conference on Education (ACE 2025), yang berlangsung pada 23–28 November 2025 di Toshi Center Hotel, Tokyo, Jepang.

Pada forum akademik internasional tersebut, dosen Pendidikan Masyarakat Retno Dwi Lestari dan dosen Pendidikan Khusus Citra Ashri Maulidina mempresentasikan hasil penelitian berjudul “Design Thinking-Driven Business Modelling and AI Utilization: A Study on University Students’ Entrepreneurial Competencies.”

Penelitian ini mengkaji pengaruh penerapan Business Model Canvas dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendorong penguatan kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Riset ini merupakan hasil kolaborasi lintas institusi yang melibatkan Retno Dwi Lestari, M.Pd. (Universitas Negeri Jakarta), Citra Ashri Maulidina, M.Pd. (Universitas Negeri Jakarta), Dr. Ari Putra, M.Pd. (Universitas Bengkulu), Yana Nursita, M.Pd. (Universitas Singaperbangsa Karawang), Mustadim Wahyudi, M.Pd. (Universitas Islam Nusantara), serta Dr. Iip Saripah, M.Pd. (Universitas Pendidikan Indonesia). Kolaborasi ini mencerminkan komitmen akademisi Indonesia dalam mengembangkan inovasi pembelajaran kewirausahaan berbasis desain berpikir dan teknologi digital.

Penelitian ini memiliki relevansi kuat terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDG 4 (Quality Education) melalui inovasi pembelajaran kewirausahaan berbasis design thinking dan AI.

Keterlibatan dosen dalam konferensi internasional ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi Indonesia dalam pengembangan pendidikan berkelanjutan dan berdaya saing global. Partisipasi dalam ACE 2025 menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring akademik global sekaligus mempromosikan praktik baik pendidikan tinggi Indonesia di tingkat internasional, khususnya dalam pengembangan kompetensi kewirausahaan mahasiswa yang adaptif terhadap tantangan era digital.