Jakarta, 1 Agustus 2025 — Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik Community Learning Center (CLC) Pendidikan Masyarakat. Kegiatan ini menandai dimulainya rombongan belajar pertama sejak CLC Pendidikan Masyarakat resmi dibuka, dengan tiga peserta didik yang menempuh pendidikan setara Paket C.
MPLS tahun ini memiliki tujuan utama untuk mengenalkan peserta didik pada sistem pembelajaran berbasis Massive Open Online Course (MOOC) yang dikembangkan oleh Program Studi Pendidikan Masyarakat sebagai media belajar utama. Melalui MOOC, peserta didik diharapkan dapat mengakses pembelajaran secara fleksibel, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan belajar orang dewasa.
Dalam penyelenggaraannya, CLC Pendidikan Masyarakat bekerja sama dengan PKBM Faradika. Program Studi Pendidikan Masyarakat berperan dalam pengembangan bahan ajar, media, dan sistem pembelajaran melalui MOOC, sedangkan PKBM Faradika bertanggung jawab pada aspek perizinan, penilaian hasil belajar, serta pendaftaran Dapodik (Data Pokok Pendidikan).
CLC Pendidikan Masyarakat hadir sebagai laboratorium praktik mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat, yang berfungsi sebagai wadah penerapan kompetensi dalam mengelola satuan pendidikan nonformal. Dengan demikian, keberadaan CLC tidak hanya berperan dalam memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat pengalaman belajar mahasiswa dalam bidang manajemen pendidikan masyarakat.
Direktur CLC Pendidikan Masyarakat, Asma Syifa Nabihah, S.Tr.Gz., M.Gz., menyampaikan bahwa pembukaan rombongan belajar pertama ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan model pembelajaran nonformal berbasis digital yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Sementara itu, Adi Irvansyah, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Laboratorium Pendidikan Masyarakat, menegaskan pentingnya integrasi antara teori dan praktik dalam menyiapkan mahasiswa menjadi tenaga profesional di bidang pendidikan masyarakat.
Kegiatan MPLS CLC Pendidikan Masyarakat secara khusus berkontribusi pada pencapaian SDG 4 (Quality Education), yang berfokus pada penyediaan pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua. Hal ini selaras dengan beberapa indikator utama SDG 4, yaitu Indikator 4.3.1 mengenai proporsi remaja dan orang dewasa yang berpartisipasi dalam pendidikan dan pelatihan formal maupun nonformal; Indikator 4.4.1, proporsi pemuda dan orang dewasa dengan keterampilan yang relevan untuk pekerjaan, wirausaha, dan kewargaan aktif; dan Indikator 4.5.1, kesetaraan akses terhadap pendidikan dan pelatihan bagi kelompok yang rentan, termasuk perempuan dan masyarakat marjinal.
Melalui pengenalan MOOC sebagai media belajar utama, kegiatan MPLS ini memperluas akses terhadap pendidikan nonformal berbasis teknologi, memperkuat literasi digital peserta didik, serta memfasilitasi pembelajaran yang adaptif dan partisipatif. Dengan demikian, CLC Pendidikan Masyarakat tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga wahana untuk mewujudkan pendidikan bermutu yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.



