Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi merupakan program studi baru yang muncul berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendidikan, kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan no. 2261/E1/HK.03.00/2023. Kemunculan program studi ini didasari dengan keresahan terhadap minimnya pustakawan-pustakawan yang berkompeten di dunia pendidikan, oleh karena itu program studi ini berdiri di bawah naungan Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta.
Sejalan dengan berdirinya Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Dimas Kurnia Robby, M.Pd sebagai Kepala Koordinator Program Studi (Koorprodi), merasa perlu untuk melakukan sosialisasi kepada khalayak masyarakat dan stakeholder. Salah satu upaya sosialisasi yang sudah dilakukan adalah dengan melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat. Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi telah melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu dengan melakukan Pelatihan Dasar kepada Pustakawan di Desa Jatibarang Baru. Tim pengabdian Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi mengemukakan bahwa “Memunculkan minat baca pada anak ataupun pada seseorang bisa dipicu dengan menonton film dan membuat resensi film tersebut. Karenanya dapat membuat orang tersebut menulis lalu membaca tulisannya sendiri dan memahami secara mandiri resensi film itu. Akibatnya timbul secara tidak langsung literasi yang dilakukan oleh orang itu.”
Perwakilan pihak Pengurus Desa dan peserta menyambut baik kedatangan tim pengabdian Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi. Bagi mereka, kebutuhan akan pustakawan baik untuk sekolah maupun perpustakaan desa sangat diperlukan untuk merangsang minat baca dan pengetahuan warga desa, yang mana ujungnya akan direspons dengan keinginan masyarakat untuk terus menuntut ilmu setinggi-tingginya. Selanjutnya sebagai kenang-kenangan Tim Prodi Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi memberikan cinderamata simbolik berupa plakat dan buku buku bacaan umum yang diharapkan bisa bermanfaat bagi Desa Jatibarang Baru.