Puncak kegiatan MBKM Membangun Desa Prodi Pendidikan Masyarakat

Puncak kegiatan MBKM Membangun Desa Prodi Pendidikan Masyarakat

Puncak kegiatan MBKM Membangun Desa Prodi Pendidikan Masyarakat

Sabtu, 10 Desember 2022, Program Studi Pendidikan Masyarakat telah menutup agenda kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa yang dikemas meevent Festival Budaya bertema “Sesarengan Ameng Ka Situ Rawa Gede” di kawasan wisata Situ Rawa Gede, Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini merupakan puncak kegiatan MBKM Membangun Desa yang mengimplementasikan 6 Program Desa yang selaras dan bermanfaat bagi keberlanjutan kondisi Desa Sirnajaya yakni Desa Digital, Desa Cerdas, Desa Wisata, Sanggar Tani Muda, Sociopreneur dan Sekolah Perempuan. Program MBKM Membangun Desa memiliki konsep project based learning yang menghasilkan luaran yang mensinergikan dengan potensi dan kebutuhan di lingkungan Desa Sirnajaya seperti transformasi website desa, selai kopi, brownies kopi, tote bag branding wisata Rawagede, pelatihan hortikultura dan lomba ngaliwet. Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan yakni Prof. Dr. Fahrurrozi, M.Pd. (Dekan), Dr. Wirda Hanim, M.Psi. (Wakil Dekan I), Dr. RA. Murti Kusuma W, S.IP., M.Si. (Wakil Dekan III). Serta dihadiri oleh para Koordinator Program Studi Pendidikan Masyarakat yakni Drs. Sri Kuswantono, M.Si. (Korprodi S1) dan Karta Sasmita, M.Si, P.Hd. (Korprodi S2) dan semua Dosen Program Studi Pendidikan Masyarakat.

Kegiatan dibuka oleh Idim Dimyati selaku Kepala Desa Sirnajaya berharap kegiatan MBKM Membangun Desa dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Sirnajaya, mahasiswa Pendidikan Masyarakat UNJ dan Perangkat Desa Sirnajaya. Sambutan Drs. Sri Kuswantono, M.Si. mengatakan “festival memiliki karakteristik yang unik dan pembentukan ide kreatif yang bertujuan untuk hiburan, edukasi dan menyatukan berbagai komunitas di dalam masyarakat”. Menurut Idim Dimyati selaku Kepala Desa Sirnajaya mengatakan “Melalui perayaan festival budaya, para pengunjung dapat mengetahui dan mengenal budaya khas Desa Sirnajaya, serta memahami sejarah dan filosofi dari setiap ritual adat yang dipertunjukkan dalam event festival berikutnya”. Rangkaian kegiatan festival budaya menampilkan kesenian dari masyarakat dan mahasiswa berkolaborasi sebagai ajang pengenalan kearifan lokal dan memperkuat ekspresi identitas komunitas, mengartikulasikan warisan budaya dan menyatukan berbagai komunitas di dalam masyarakat.