Digitalisasi Tata Kelola Administrasi Akreditasi Melalui Google Sites: Manajemen Pendidikan Inovatif untuk Sekolah Unggul

Bogor, 9 Mei 2026 — Universitas Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Wilayah Binaan Unggulan Universitas (PPM-WBU) di Pesantren Darul Irsyad dengan tema “Digitalisasi Tata Kelola Administrasi Akreditasi Melalui Google Sites: Manajemen Pendidikan Inovatif untuk Sekolah Unggul.” Kegiatan ini diketuai oleh Prof. Dr. Rugaiyah, M.Pd. sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital tata kelola administrasi pendidikan, khususnya dalam pengelolaan dokumen akreditasi sekolah dan pesantren berbasis digital.

Acara diawali dengan doa bersama dan sambutan hangat dari pimpinan Pesantren Darul Irsyad, Dr. KH. Qosim Arsyadani, M.A., serta perwakilan dari Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dr. Rugaiyah, M.Pd., selaku ketua tim pengabdian. Dalam sambutannya, Prof. Rugaiyah menyampaikan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola administrasi pendidikan agar sekolah dan pesantren mampu menghadapi tantangan akreditasi berbasis teknologi secara lebih efektif dan terorganisir.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 14 peserta ini dipandu oleh Nurlaila sebagai pembawa acara (MC) dan Muhammad Sunandar sebagai moderator. Suasana pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan para pemateri terkait pengelolaan administrasi akreditasi digital menggunakan Google Sites.

Materi pelatihan disampaikan oleh Muhammad Fadholi, ST.Par., M.M., Rizqi Nur Afifah, M.Pd., dan Rahmah Novianti, M.Pd. Para pemateri menjelaskan konsep tata kelola administrasi akreditasi digital, mulai dari penyusunan dokumen, integrasi Google Drive, hingga pembuatan website administrasi sekolah menggunakan Google Sites sebagai “rumah digital akreditasi”.

Sebelum sesi materi dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengetahui pemahaman awal terkait digitalisasi administrasi akreditasi. Setelah seluruh materi selesai dipaparkan, peserta kembali mengikuti post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman yang diperoleh selama pelatihan berlangsung.

Tidak hanya berupa seminar, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung pembuatan Google Sites. Peserta diminta membuat website administrasi akreditasi masing-masing sambil dipandu secara bertahap oleh pemateri dan tim pendamping. Hasil Google Sites peserta kemudian ditinjau satu per satu untuk melihat struktur, kelengkapan dokumen, dan kreativitas tampilan website yang telah dibuat.

Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta, yaitu Muhammad Sunandar, Nurlaila, Dinda Dawiyah, dan Carissa Nailah Tsabittaqi yang berperan dalam membantu pelaksanaan teknis kegiatan, dokumentasi, serta penyusunan evaluasi pre-test dan post-test.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada beberapa peserta terbaik berdasarkan kategori peserta paling aktif bertanya, hasil Google Sites terbaik, serta nilai pre-test dan post-test terbaik. Antusiasme peserta terlihat selama sesi pelatihan dan praktik berlangsung, terutama saat peserta mulai memahami bagaimana teknologi digital dapat mempermudah proses administrasi akreditasi secara lebih efektif, transparan, dan mudah diakses.

Kegiatan ini diharapkan sekolah dan pesantren mampu mengembangkan sistem administrasi akreditasi berbasis digital yang lebih modern dan efisien, sekaligus meningkatkan kesiapan lembaga pendidikan dalam menghadapi proses akreditasi di era transformasi digital.