Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Karawang dalam Penyusunan Perangkat Akreditasi 2024 Berbasis Kinerja Pendidik” pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Yayasan Mahad Istiqlal mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh para kepala sekolah serta guru MI, dan MTs se Kabupaten Karawang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya akademisi dalam memperkuat pemahaman sekolah terhadap sistem akreditasi terbaru yang menekankan pada kualitas kinerja pendidikan, budaya mutu, serta implementasi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan mutu peserta didik. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, terutama karena materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga langsung menyentuh praktik penyusunan perangkat akreditasi di sekolah.
Tim PkM yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Dr. Aldo Redho Syam, M.Pd.I., Prof. Dr. Supadi, M.Pd., Winda Dewi Listyasari, M.Pd., Ph.D., dan Dr. Chynthia Mayang Sari, M.Pd.
Pada sesi pertama, materi mengenai Kebijakan dan Strategi Akreditasi Sekolah Dasar disampaikan oleh Dr. Chynthia Mayang Sari, M.Pd. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa paradigma akreditasi saat ini tidak lagi hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada bukti nyata implementasi mutu pendidikan di sekolah. Peserta diberikan pemahaman mengenai arah kebijakan akreditasi 2024, indikator penilaian berbasis kinerja, hingga strategi sekolah dalam mempersiapkan dokumen yang relevan dan autentik.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penyusunan DKA Butir 1, 2, 3, dan 4 oleh Dr. Aldo Redho Syam, M.Pd.I. yang membahas komponen kinerja pendidik dalam proses pembelajaran. Pada sesi ini, peserta diajak secara langsung untuk memahami pola penyusunan dokumen, eviden pendukung, serta teknik penyajian data yang sesuai dengan instrumen akreditasi terbaru. Diskusi berlangsung interaktif karena banyak peserta menyampaikan tantangan yang dihadapi sekolah dalam menyesuaikan dokumen akreditasi dengan kondisi riil di lapangan.
Sesi pertama, Dr. Cynthia Mayang Sari, M.Pd. menyampaikan bahwa penguatan kapasitas kepala sekolah dan guru menjadi langkah penting dalam membangun budaya mutu pendidikan yang berkelanjutan.
Menurutnya, akreditasi seharusnya tidak dipandang hanya sebagai agenda penilaian administratif, melainkan sebagai instrumen refleksi dan evaluasi kualitas pendidikan di sekolah.
“Akreditasi hari ini menuntut sekolah untuk menunjukkan praktik nyata kualitas pendidikan, bukan sekadar kelengkapan dokumen. Karena itu, kepala sekolah dan guru perlu memahami bagaimana eviden pembelajaran, budaya mutu, dan kinerja pendidik dapat diterjemahkan ke dalam perangkat akreditasi yang sistematis dan autentik,” ujarnya
Kemudian, Dr. Aldo Redho Syam, M.Pd.I. juga menambahkan bahwa kegiatan PkM ini diharapkan mampu membantu sekolah-sekolah di Kabupaten Karawang agar lebih siap menghadapi proses akreditasi berbasis kinerja pendidikan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan satu hari saja, tetapi dapat menjadi awal penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Manajemen Pendidikan UNJ menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah melalui pendampingan akademik dan penguatan kompetensi kepala sekolah maupun guru dalam menghadapi transformasi sistem akreditasi nasional.







