Prodi Bimbingan dan Konseling membekali mahasiswa yang akan mengikuti PKM semester 123 pada Juli hingga Desember 2025 dengan keterampilan public speaking. Pelatihan diselenggarakan 16 Mei dan 3 Juni 2025 dengan instruktur ahli, Dr. Karsih, M.Pd. Pelatihan menggabungkan beberapa metode, sehingga memberikan pengalaman belajar bermakna, bergembira, dan berkesadaran.
Kegiatan diawali dengan relaksasi, dan mencoret bebas melalui simbol dan warna sebagai media pengungkapan diri. Seringkali kita berpikir tidak bisa, gugup, cemas, takut salah, bingung, blank, atau pikiran-pikiran lainnya yang membuat kita kesulitan ketika harus berbicara di depan umum. Mahasiswa dibantu mengenali narasi diri yang menjadi hambatannya dalam berkomunikasi.
Aktivitas dilanjutkan dengan latihan keterampilan dasar public speaking–olah vocal, teknik pernafasan, dan mempersiapkan performance.
Untuk melatih berbicara dengan tim, mahasiswa melakukan LGD–Leaderless Group Discussion dengan menggabungkan metode role playing (berperan sbg temannya sepanjang diskusi). Aktivitas ini membantu mahasiswa mengenali gaya bicaranya dengan orang lain yang bisa jadi selama ini tidak disadarinya.
Kegiatan ditutup dengan permainan mempertahankan balon di udara untuk membangun kerjasama tim, fokus pada tujuan, kekompakan, dan daya juang.
Prodi Bimbingan dan Konseling membekali mahasiswa yang akan mengikuti PKM semester 123 pada Juli hingga Desember 2025 dengan keterampilan public speaking. Pelatihan diselenggarakan 16 Mei dan 3 Juni 2025 dengan instruktur ahli, Dr. Karsih, M.Pd. Pelatihan menggabungkan beberapa metode, sehingga memberikan pengalaman belajar bermakna, bergembira, dan berkesadaran.
Kegiatan diawali dengan relaksasi, dan mencoret bebas melalui simbol dan warna sebagai media pengungkapan diri. Seringkali kita berpikir tidak bisa, gugup, cemas, takut salah, bingung, blank, atau pikiran-pikiran lainnya yang membuat kita kesulitan ketika harus berbicara di depan umum. Mahasiswa dibantu mengenali narasi diri yang menjadi hambatannya dalam berkomunikasi.
Aktivitas dilanjutkan dengan latihan keterampilan dasar public speaking–olah vocal, teknik pernafasan, dan mempersiapkan performance.
Untuk melatih berbicara dengan tim, mahasiswa melakukan LGD–Leaderless Group Discussion dengan menggabungkan metode role playing (berperan sbg temannya sepanjang diskusi). Aktivitas ini membantu mahasiswa mengenali gaya bicaranya dengan orang lain yang bisa jadi selama ini tidak disadarinya.
Kegiatan ditutup dengan permainan mempertahankan balon di udara untuk membangun kerjasama tim, fokus pada tujuan, kekompakan, dan daya juang.




