Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Program Studi S1 dan S2 Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta menggelar kegiatan Bedah Buku Trilogi Kartini pada Rabu, 24 April 2025, bertempat di Gedung M. Syafei Lantai 8 UNJ.
Kegiatan ini mengangkat karya monumental Trilogi Kartini yang ditulis oleh Prof. Dr-Ing. Wardiman Djojonegoro, tokoh pendidikan nasional yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia periode 1993–1998. Bedah buku ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow nasional yang tengah dilaksanakan oleh Prof. Wardiman, dan pelaksanaannya di UNJ menjadi salah satu momen penting dalam memperkuat semangat kebangsaan serta pemberdayaan perempuan melalui pendidikan.
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk guru, dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti diskusi dan refleksi terhadap isi buku.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Dr. Aip Badrujaman, M.Pd, yang memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya acara bedah buku. Bedah buku ini dipandu oleh Dewi Okta Dinantar, S.Pd, praktisi pendidikan, yang juga sedang menempuh Program Magister Bimbingan Konseling di UNJ, dengan narasumber utama atau pembedah buku Dr. Susi Fitri, M.Si., Kons, dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling serta pengurus Divisi Advokasi Pengurus Besar Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (PB ABKIN).
Sebelum memulai bedah buku, acara dibuka dengan pembacaan empat kutipan surat Kartini oleh mahasiswa empat orang Mahasiswa S1 Bimbingan dan Konseling. Proses pembacaan kutipan surat Kartini berjalan dengan khidmat. Surat yang dibacakan membuat peserta merasakan semangat Kartini dalam menyuarakan gagasan-gagasannya.
Menurut Prof. Wardiman Djojonegoro bedah buku di UNJ ini menjadi salah satu sesi terbaik dalam rangkaian roadshow yang telah berlangsung di berbagai kota. Pemaparan materi yang mendalam dari pembedah, serta keterlibatan aktif peserta, menjadikan acara ini berkesan dan bermakna bagi Beliau.





